RSS
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL DAN OPINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL DAN OPINI. Tampilkan semua postingan

PANTANG MISKIN BAGI KADER NU ( PW IPNU JATIM )


PANTANG MISKIN BAGI KADER NU
( oleh : Ahmad Syauqi Arif )

“ Dengan berpedoman kita belajar, berjuang serta bertaqwa. Kita bina watak nusa dan bangsa tuk kejayaan masa depan. Bersatu wahai pelajar Islam jaya tunaikanlah kewajiban yang mulia, ayo maju…pantang mundur…dengan rohmat Tuhan kita perjuangkan, ayo maju…pantang mundur…pasti tercapai adil makmur ”

Tersirat pesan hebat dalam petikan bait mars diatas, bahwa IPNU diharapkan tetap semangat mencari ilmu dan mengembangkan kreatifitas dengan menata sikap dan watak. Sehingga, dimasa depan IPNU menjadi generasi muda produktif, kreatif dan inovatif. IPNU sebagai garda depan untuk melakukan “perubahan” dan peranannya menyeluruh disetiap aspek kehidupan baik aspek ekonomi, politik, sosial dan budaya.
Bangsa Indonesia saat ini mengalami problematika yang sangat memprihatinkan, mulai dari masalah politik, ekonomi, dekadensi moral yang selama ini mengancam masa depan generasi muda. Seperti, pengangguran, kriminalitas bahkan yang sangat mencengangkan saat ini adalah masalah radikalisasi agama yang berujung peperangan antar saudara. Inilah tugas kita sebagai generasi bangsa untuk melawan semua itu secara konsisten.
 IPNU adalah generasi muda NU yang akan membawa tongkat estafet di masa depan. “ for while they are the youth of today, the shall be The leaders of tomorrow ” kalimat itulah yang pantas diberikan kepada generasi muda NU, karena ditangan kaum mudalah nasib sebuah bangsa di pertaruhkan, apabila generasi mudanya mempunyai akhlakul karimah dan semangat yang menggebu serta kreatifitas yang tinggi membangun bangsa dan negaranya. maka, akan lahirlah Negara yang kaya, berkembang dan negara yang damai sentosa yakni “Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo “
“ Menjadi Pemuda Sukses “ siapa yang tak mau ! semua orang pasti menginginkannya. tetapi “ terombang ambing “ itulah yang saat ini dialami oleh generasi muda kita. Banyak diantara mereka yang putus harapan setelah kesana kemari menenteng ijazah untuk melamar pekerjaan, keluar masuk kantor dan instansi tidak diterima, alhasil mereka tidak percaya adanya kesuksesan dimasa depan, tak ada usaha untuk maju, mereka memilih pengangguran, nongkrong pinggir jalan dari siang sampai malam tak punya rencana besok akan makan atau malah kelaparan, Salah satu faktor utamanya adalah kurangnya nilai nilai kepribadian ( karakter ) dan kreatifitas yang tinggi. Oleh arena itu pembentukan karakter sangat dibutuhkan, salah satunya adalah pembentukan jiwa Enterpreneurship.
  Joe Anonymous menerangkan bahwa Enterpreneurship  adalah jiwa wirausaha yang dibangun bertujuan untuk menjembatani ilmu dengan kemampuan pasar. Enterpreneurship Meliputi pembangunan /pembentukan sebuah perusahaan baru, kegiatan kewirausahaan juga merupakan kemampuan managerial yang diperlukan oleh Enterpreneur.
Memang tidak mudah untuk memiliki ilmu bisnis apalagi menumbuhan jiwa Eunterpreneurship pada generasi muda. Namun, bukan berarti generasi muda tidak punya kesempatan menunjukkan peranannya untuk berkarya. Harus ada niat belajar dan niat berkembang karena kunci sukses akan diperoleh melalui proses panjang dan tidak semudah membalikkan telapak tangan, generasi muda harus punya kesadaran bahwa jiwa ini sangat penting untuk mendapatkan masa depannya.
Banyak sekali peluang usaha  yang ada disekitar kita, tetapi kita tidak peka dan tak peduli akan hal itu. Alhasil peluang itu hilang dengan sia-sia. Nah. Ada beberapa contoh peluang usaha yang cocok buat kita yang notabene seorang pemuda ( pelajar / Mahasiswa ) diantaranya yaitu : membuat BIMBEL ( Bimbingan Belajar ), jadi motivator training, mendirikan Event Organizer, rental mobil/sepeda motor, jasa foto copy dan pengetikan, Warnet, warung makan/cafee, jasa penitipan anak, laundry pakaian, cuci mobil/sepeda motor, jual bensin eceran, jual pulsa, jasa percetakan, jasa design undangan dan masih banyak contoh-contoh peluang usaha yang lain.
Oleh karena itu pabila ada orang yang mengatakan menjadi wirausahawan yang sukses hanya bermodal nekat dan semangat saja, itu omong kosong. karena itu tidak cukup. Perlu ilmu, ilmu dan ilmu. Apalagi bila dihadapkan pada generasi muda saat ini yang memiliki kemauan keras dan tidak sabaran bahkan selalu ingin yang instan ( Langsung jadi ), pastinya kita tidak mungkin memberikan secara langsung atau perintah untuk mengelola sumberdaya, itu semua perlu adanya pembelajaran dan bimbingan kepada mereka untuk mengolahnya agar generasi muda dapat berkembang dan menjadi generasi emas dimasa depan.
Nah, berikut ini adalah langkah-langkah buat generasi muda NU yang memiliki jiwa Eunterpreneurship :
1.             Memantapan Niat
“Innamal a’malu Binniyah “ itulah salah satu hadist menerangan. Segala sesuatu dimulai dengan niat, Niat yang mantap adalah kunci utama bila ingin menjadi wirausahawan sukses. Tanpa adanya niat yang mantap usaha yang kita jalani tidak akan berjalan maksimal, tidak tentu arah dan tujuan. Generasi muda harus bisa benar benar memilih usaha yang disuai keinginan dan kemampuan. Jangan sampai gagal hanya karena niatnya cuman main main saja.
2.             Memiliki Modal Usaha
Setiap usaha pasti membutuhkan modal. Modal kecil modal besar semua dilihat dari usaha yang kita geluti. kemudian bagaimana caranya mendapatkan modal ? modal bisa diperoleh dari meminjam ke Bank atau pinjam pada teman. Tetapi apabila takut akan resiko meminjam, kita bisa dengan cara lain yaitu cari pekerjaan yang halal , jadi pegawai yang jujur dan bekerja keras, kemudian gajinya nanti di kumpulkan untuk memulai modal.

3.             Sambung Silaturrahmi ( membuka jaringan )
“ Mencari uang itu mudah tetapi mencari teman itu sasah “, dalam usaha bisnis mendapatan modal itu mudah tetapi mendapatan link/jaringan bisnis itu gampang-gampang susah. Sebenarnya ini cocok dengan jiwa muda yang gampang bergaul, bisa kok dimanfaatkan  untuk menjalin relasi. karena semangkin banyak teman semangkin besar peluang untuk mempromosikan usahanya sehingga akan mendapatkan untung yang menjanjikan.
4.             Amati Situasi Dan Kondisi Lingungan Sekitar
Tidak kalah penting dengan membuat jaringan adalah mengenal lingungan sekitar. Karena dengan mengamati lingkugan sekitar kita bisa mengetahui apa yang dibutuhkan dan dilakukan. Dengan tujuan agar tidak salah menempatkan sesuatu pada tempatnya.
5.             Promosi dan publikasi yang cerdas dan memikat
Dalam dunia bisnis ketika berbicara tentang promosi pasti selalu identic dengan biaya yang tak sedikit ( mahal ). Untuk urusan promosi dan publikasi diperlukan strategi yang jitu agar memikat masyarakat ( konsumen ). Seorang usahawan harus kreatif dalam promosi. Nah ini ada beberapa macam promosi yang sudah digunakan banyak orang dalam berwirausaha, adalah sebagai berikut. .a. Membuat kartu nama atau identitas ( media promosi dan perkenalan usaha ) b. Membuat pamflet atau brosur ( memanfaatkan tempat-tempat strategis sebagai sarana promosi ) c. Manfaatkan kecanggihan Internet ( Iklankan usaha melalui jejaring sosial,situs dan blog) d. Memanfaatkan media massa ( baik surat kabar, TV dan radio )
6.             Jangan takut gagal / Jatuh
“Gagal” adalah resiko dari apa yang kita lakukan, dan setiap usaha pasti ada keberhasilan dan kegagalan. Jangan takut gagal,Bertawakaallah. Karena  kegagalan merupakan sekenario Allah SWT setelah kita berdo’a dan berusaha/berikhtiar.
7.             Haus Ilmu dan keep learning
Seorang entrepreneur harus selalu mencari hal hal yang baru agar berkembang, ide bisnis yang cemerlang di dapat dari seringnya mencari wawasan. Dalam kata lain bila ingin sukses. Maka, “ bersamalah dengan orang – orang sukses, tanyalah bagaimana caranya mereka bisa sukses, kemudian pelajarilah “
8.             Do’a dan Istiqomah
“Sekuat apapun pondasi sebuah gedung pasti suatu saat akan roboh, dan sebesar apapun usaha manusia pada akhirnya yang menentukan adalah Allah  “ Ingat, tetap istiqomah dan  mendekatkanlah diri pada Allah dengan banyak ibadah, memohonlah dan berdo’alah pada-Nya karena Allah maha kaya, maha Bijaksana dan maha mengabulkan segalanya. 

Ada pelajaran yang berharga dari pembahasan di atas. Bahwa. IPNU sangat penting memiliki jiwa Enterpreneurship, karena dengan Enterpreneurship IPNU dapat lebih kreatif, inspiratif dan inovatif dalam menghadapi persaingan global dan liberalisasi ekonomi yang berpengaruh pada kapitalisme pendidikan. Sehingga kader IPNU di masa depan harus siap menjadi motor penggerak dinamika organisasi NU dan siap menjadi organisasi pemberdaya ( empowering organization ).
Hingar bingar dunia sudah semakin tak menentu, persaingan hidup tak lagi manusiawi, era digital semakin hari semakin brutal. sekarang tugas kita adalah mencetak IPNU menjadi generasi NU yang handal agar tidak tenggelam dalam dunia yang sudah edan. “ IPNU hari ini adalah IPNU masa depan “. ( Dimuat di majalah PASTI PW IPNU JATIM edisi 5 mei-juni 2015 hal. 44-47 ) 
















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

REFLEKSI SOSIAL HAUL KE-65 KH. AHMAD MUHTADI MUSTHOFA ( 2013 )


UMAT MERINDUKAN TELADAN DARI SOSOK PEWARIS PARA NABI
( REFLEKSI SOSIAL DALAM RANGKA HAUL KE-65 KH. AHMAD MUHTADI MUSTHOFA )

Bangsa kita telah mengalami krisis multi demensi yang sangat memprihatinkan, sebagai penyebab yang paling utama krisis tersebut adalah berasal dari masalah krisis moralitas/dekadensi moral ( Rusaknya Moral ). Semua itu diakibatkan oleh menipisnya keimanan yang seharusnya dijadikan landasan untuk memperkuat nilai-nilai agama.
Apa yang mengakibatkan menipisnya keimanan kita ? setebal apapun keimanan seseorang pasti sedikit demi sedikit akan menipis bahkan akan hilang takterbekas. Sifat lahir manusia itu adalah “ Meniru “ jadi perkembangan atau perubahan dalam hidup manusia itu dimulai dari meniru kepada apa yang ada disekelilingnya, kalau yang disekilingnya negative maka cenderung negative pula yang akan dijalani tetapi apabila disekelilingnya positive maka yang dijalani itujuga cenderung positive. Itu semua tidak bisa dipungkiri karena perkembangan manusia yang sangat menonjol itu dipengaruhi oleh factor lingkungan. Keimanan itu dibentuk dari pondasi diri dan pondasi diri terbentuk dari kepribadian yang kuat, Menipisnya keimanan kita dikarenakan minimya pondasi bagi diri kita, salah satu pondasi itu berupa suritauladan atau uswah dalam kehidupan kita sehari-hari dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Disinilah Ulama memiliki peran penting untuk memperbaiki krisisnya umat. Tetapi  sosok Ulama sebagai pewaris para Nabi yang seharusnya menyebarkan suritauladan atau keteladanan pada umat, malah semangkin menyimpang dari khittahnya.
Ulama adalah simbol kesinambungan dakwah dalam mengemban misi Rabbani yang tidak boleh dikotori dengan kepentingan yang bersifat individual dan kelompok. Ulama mengemban kemaslahatan dan bertanggung jawab terhadap kesinambungan nilai-nilai moralitas demi terwujudnya umat yang berakhlaqul karimah, masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera di bawah naungan Ridha Ilahi. Kerinduan umat  hari ini adalah hadirnya ulama-ulama yang benar- benar menjadi teladan bagi umat, dan umat merasakan manfaat ilmunya serta merasakan keindahan akhlaknya.
Ulama bukanlah agen penguasa dikalangan grassroot yang hanya memberikan pernyataan ‘setuju’ atau ‘baik-baik’ saja, tapi bukan pula memposisikan diri sebagai oposisi ala elit politik di Indonesia yang hanya menyalahkan penguasa tanpa solusi riil, melainkan sebagai kekuatan tersendiri yang mampu menjembatani pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Dan karakter ulama yang merupakan pewaris sah para nabi ini tidak tereduksi bahkan teracuni oleh kedekatannya yang kental terhadap penguasa, dan peran ulama’ lebih dirasa bermanfaat bagi masyarakat. Padahal hubungan yang terjalin antara ulama dengan umara’ (penguasa) rentan akan fitnah yang kemudian melemahkan otoritas ulama. Disatu sisi seorang ulama dituntut untuk berkata adil didepan penguasa, bukan hanya selalu membenarkan apa yang sebenarnya salah.
Sesungguhnya negeri ini membutuhkan sosok ulama yang tidak hanya besar dalam nama -dikarenakan silsilah keluarga-, melainkan sosok ulama yang mampu memahami suara hati masyarakat dan memberikan solusi yang menyentuh tataran fundamental. Saat ini juga dibutuhkan sosok ulama yang berperan sebagai psikolog, dimana kedekatannya dengan masyarakat nyaris tanpa tabir birokrasi yang terlalu berbelit-belit, layaknya psikolog dengan pasiennya yang membutuhkan sekedar spirit dan sugesti untuk merubah kondisi jiwa yang sakit.
SANG IDAMAN UMAT
Tak terasa kini, genap haul ke- enam puluh lima ( 65 ) ulama kharismatik Pantura, Al Mukarram KH. Ahmad Muhtadi Musthofa wafat. Tepatnya, pada hari Sabtu pon, tanggal 13 Ramadlan 1368 H/9 Juli 1949 M. Pada momentum haul inilah diharapkan masyarakat Sendangagung umumnya dan keluarga besar Madrasah Almuhtadi khususnya dapat merefleksikan kembali kiprah dan keteladanan figur ulama yang yang juga termasuk seorang pejuang membela bangsa Indonesia dari tangan penjajah tanpa pamrih. Jiwa dan raga beliau serahkan untuk negara.
K.H. Ahmad Muhtadi adalah anak ke-6 dari KH. Musthofa Kranji. dilahirkan pada tahun 1908, beliau merupakan tokoh kharismatik dalam berdakwah dan menyebarkan syiar Islam di kecamatan Paciran. K.H. Ahmad Muhtadi salah satu pejuang yang sangat berani dalam mengeluarkan anjuran untuk menentang penjajah.
Semasa hidup, K.H. Ahmad Muhtadi adalah sosok kyai yang serba bisa karena di samping rajin dalam mengajarkan bermacam-macam ilmu agama kepada para santrinya beliau juga rajin dalam bekerja khususnya dalam bidang pertanian (mengolah tanah, bercocok tanam dan sebagainya). Selain ahli dalam bidang pertanian, K.H. Ahmad Muhtadi juga ahli di bidang kerajinan, diantaranya ialah membakar kapur (membuat gamping), membuat areng dan memasak kulit, baik kulit kambing maupun kulit lembu sebagai bahan baku membuat sabuk, sandal, tas, bedug dan lain-lain. Selanjutnya semua hasil kerajinannya itu dipasarkan (dijual) ke Gresik.
Banyak kenangan tentang sosok beliau yang tentunya membekas di hati warga Muslim di sendangagung. Sudah sepatutnya kita yang merasakan kedekatan bathiniah terhadap K.H. Ahmad Muhtadi senantiasa merenung. Sudah sejauh mana usaha kita dalam meneladani sikap, sifat maupun perbuatan beliau saat ini?
Sudah selayaknya, momentum haul K.H. Ahmad Muhtadi dimaknai dengan kegiatan akbar dengan spirit menumbuhkan jiwa-jiwa ulama yang menjadi tuntunan dan teladan bagi masyarakat. Bukan sosok yang terlena oleh arus dominasi politik praktis, hingga lupa, bahwa sisi keulamaannya perlahan terkikis oleh nuansa kehidupan duniawi.
Sesungguhnya negeri ini membutuhkan sosok ulama seperti K.H. Ahmad Muhtadi yang memiliki dedikasi dan berani mati untuk negri bahkan kedekatannya dengan masyarakat nyaris tanpa “tabir birokrasi” yang terlalu berbelit-belit, layaknya psikolog dengan pasiennya yang membutuhkan sekedar spirit dan sugesti untuk merubah kondisi jiwa yang sakit.
Kita pun menantikan sosok ulama yang revolusioner, yang bukan hanya sekedar mengajarkan kita isi kandungan kitab kuning, atau pesan-pesan suci agama, melainkan bagaimana menunjukkan jalan ke arah perbaikan umat terutama perbaikan moral bangsa yang saat ini mulai tidak setabil atau rusak parah.
Kita menanti sosok ulama yang mampu mendorong masyarakat untuk bangkit dan berubah dari keterpurukan kondisi yang sebenarnya telah terjadi secara sistemik. Saat ini, kita memang sangat sulit menentukan ulama yang komitmen dalam perjuangannya. Namun, dari sosok almarhum kita bisa mengambil berbagai macam pelajaran berharga. Antara lain adalah:
1.             INTELEKTUALITAS DAN PECINTA ILMU
Tidak ada yang meragukan kemampuan ilmu beliau. Sejak muda, Kiyai Muhtadi  dikenal memiliki wawasan yang luas. Beliau adalah sosok yang cinta ilmu dan itu dibuktikannya dengan diangkatnya menjadi guru, terutama guru di bidang tulis menulis (khoth) karena tulisan beliau sangat bagus. Di samping menjadi guru, beliau tetap menghafal Al-Qur’an dan masih juga belajar menadalami beberapa ilmu. beliau diperintah oleh Mbah KH. Hasyim Asy’ari untuk mengaji ilmu Falak kepada KH. Ma’shum Kuwaran Jombang. Oleh gurunya, K.H. Ahmad Muhtadi dinilai sebagai murid yang sangat tekun dan cerdas, karena itu beliau dipilih sebagai murid teristimewa, sehingga semua ilmu Mbah KH. Ma’shum Al-Falaki diberikan kepadanya. Selanjutnya K.H. Ahmad Muhtadi diserahi tugas untuk mewakili beliau (Mbah KH. Ma’shum) dalam mengajar ilmu falak kepada santri-santrinya. K.H. Ahmad Muhtadi sering disuruh oleh gurunya untuk mengerjakan praktek falak yang oleh sang guru sendiri dianggap terdapat kesulitan baginya. Namun berkat keuletan dan kelebihan kemampuan otaknya, K.H. Ahmad Muhtadi dapat menyelesaikan tugasnya dengan benar dalam waktu yang relatif singkat dari waktu yang diperkirakan oleh gurunya. Setelah K.H. Ahmad Muhtadi pulang dari pondok pesantren Tebuireng dan Seblak, beliau pergi mondok lagi, yaitu mengaji di pondok pesantren Suwalan Panji Jombang. Setelah beliau menamatkan mengajinya di pondok pesantren Suwalan, beliau pulang ke kampung halamannya, yaitu Desa Kranji Paciran Lamongan dengan membawa berbagai ilmu.
2.             KOMITMEN UNTUK NEGERI ( NASIONALIS / CINTA TANAH AIR )
Dalam memperjuangkan persoalan keumatan, beliau adalah sosok yang tidak kenal lelah selalu mendahulukan kepentingan umat daripada kepentingan pribadi atau golongan. Beliau adalah sosok ulama yang tidak silau karena harta, tidak sombong karena jabatan, tidak pelit terhadap ilmu, selalu memberikan kemudahan dan tidak mempersulit persoalan, menghormati yang tua dan mengayomi yang muda, selalu istiqomah dalam memegang teguh nilai-nilai perjuangan sekalipun berhadapan dengan penguasa (power). Dengan bukti Di saat Jepang berkuasa, segala sesuatu diatur melalui sistem antrian, tetapi pihak penguasa Desa Sendangagung sendiri banyak yang melakukan pelanggaran dan penyelewengan. Dalam hal ini walaupun aparat desa yang melakukan penyelewengan termasuk orang-orang yang mempunyai hubungan baik dengan beliau, tetapi karena pelanggaran dan penyelewengan itu berkelanjutan sampai pada masa kemerdekaan maka beliau berani memimpin para pemuda Sendang untuk menuntut keadilan. Pada saat itu pihak penguasa mencurahkan segala kemampuan serta usaha untuk mempertahankan kekuasaannya melalui orang-orang atasannya, namun K.H. Ahmad Muhtadi tidak kalah taktik. Karena didorong oleh kewajiban agama dan negara serta kepentingan bangsa khususnya rakyat Sendangagung, maka dengan dibantun oleh beberapa teman beliau, yaitu H. Anwar, Ahmad bin Sento atau yang terkenal dengan panggilan Ahmad Sento dan kawan-kawan, juga dibantu pula oleh adinda (KH. Amin Musthofa Tunggul) akhirnya berhasil menumbangkan pelaku kejahatan di Desa Sendangagung, bahkan ada pula oknum yang terpaksa harus diusir keluar dari Sendangagung oleh K.H. Ahmad Muhtadi bersama masyarakat.

3.             SABAR DAN IKHLAS
Dalam mengemban amanah beliau selalu bersikap sabar dan Ikhlas. Kesabarannya dalam memberikan ilmu menjadi pelajaran berharga dan penting buat kita.

4.             PEJUANG PENDIDIKAN
Sosok pendidik yang karismatik dan penuh tauladan perlu kita ambil sebagai pelajaran. Beliau sangat memperhatikan tentang pendidikan, dengan kemampuan yang ada K.H. Ahmad Muhtadi telah berhasil menanam benih kehidupan yang cerdas dan berwawasan luas yaitu dengan mendirikannya sebuah tempat pendidikan. Perjuangannya dalam mendirikan tempat pendidikan tidaklah mudah, dengan bukti Pada saat Belanda datang lagi (agresi) pada tahun 1949 bangunan-bangunan milik pemerintah Republik Indonesia semuanya dibakar oleh tentara kita karena dikhawatirkan nantinya dijadikan markas Belanda. Pada waktu itu Sekolah Rakyat (SR) setingkat SD Paciran juga akan dibakar, namun dicegah oleh K.H. Ahmad Muhtadi sebab beliau ingin mendirikan bangunan madrasah mengingat beliau mempunyai banyak murid tetapi belum mempunyai sekolahan (madrasah). Untuk itu SR Paciran yang hendak dibakar itu dibeli oleh K.H. Ahmad Muhtadi. Oleh tentara kita SR itu tidak boleh di beli dengan uang tetapi harus ditukar dengan senjata, sebab dengan senjata itu nanti akan dapat digunakan secara langsung untuk melawan Belanda. Karena pada saat itu K.H. Ahmad Muhtadi mempunyai keluarga (Pak Lik Isterinya) sekaligus teman berjuang yang bernama Zainuddin dari Desa Kawisanyar Kebomas Gresik yang statusnya juga tentara, maka permintaan itu diiyakan (disetujui). Untuk itu Zainuddin langsung berusaha mencari beberapa senjata ke daerah Gresik dan setelah berhasil maka senjata itu diserahkan kepada teman-teman tentara melalui seorang kurir yang bernama Mustajab bin Sento. Sesudah itu SR dibongkar dan diusung ke Sendangagung. Tetapi sayang niat K.H. Ahmad Muhtadi untuk mendirikan bangunan Madrasah dari bekas SR Paciran itu belum kesampaian atau belum terlaksana, karena K.H. Ahmad Muhtadi sudah keburu ditangkap oleh Belanda sehingga akhirnya beliau ditembak mati. Perjuangan K.H. Ahmad Muhtadi yang begitu keras untuk membela kemerdekaan dan mencerdaskan bangsa yang kandas itu tetap diteruskan oleh keluarga, teman, handai toulan dan generasi penerus beliau, sehingga lambat laun dengan izin dan inayah Allah SWT tetap dapat terwujud seperti sekarang ini. Di mana dalam jangka waktu ± 33 tahun (1949 – 1982) Yayasan Al-Muhtadi sudah mempunyai empat jenjang pendidikan formal, yaitu Taman Kanak-Kanak (TK) yang pada awal berdirinya bertempat di langgar wirid (tanah wakaf K.H. Ahmad Muhtadi tahun 1967), Madrasah Ibtidaiyah (MI) mula-mula bertempat di langgar Suto (tahun 1936), Madrasah Tsanawiyah (MTs) awal berdiri tahun 1980 ditempatkan di bawah panggung tua bekas gutaan (kantor) guru, dan Madrasah Aliyah (MA) bertempat di gedung MTs (tahun 1983). Di samping itu cikal bakal pendidikan yang berupa pondok pesantren juga masih tetap lestari. Seiring dengan kemajuan zaman dan kemajuan ekonomi masyarakat, bila pada masa-masa pendahulunya bangunan pondok dan madrasah masih terbuat dari bambu atau kayu, berlantai tanah yang berdebu, sekarang semuanya udah berupa gedung yang permanen dan megah.

5.             KARISMATIK
Tidak bisa dipungkiri sosok beliau adalah sosok ulama dan pejuang yang didambakan oleh umat. Siapapun kita akan selalu bercerita tentang kebaikan-kebaikan yang telah ditampilkan selama kehidupannya.

Ulama besar itu telah lama meninggalkan kita. Akan tetapi, sebenarnya ia tidak benar-benar meninggalkan kita. Nama besar dan wasiatnya yang ”abadi”, akan selalu menemani kita. Itulah sebabnya. Pada momentum haul ini, mudah mudahan kita mampu mengambil pelajaran besar di balik manaqib hidup K.H. Ahmad Muhtadi. Mari kita banyak bercermin dari sifat-sifat baik yang beliau wariskan agar perjuangan demi kemaslahatan umat terus berlanjut sepanjang masa. Dan semoga apa-apa yang telah beliau ajarkan kepada kita adalah ilmu yang bermanfaat dan pahalanya akan terus mengalir kepada almarhum. Amin.









  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PONDOK PESANTREN ISMA'ILIYAH ALMUHTADI SENDANGAGUNG



KH. MOH. ZUBAIR UMAR
Pengasuh PP. ISMA'ILIYAH ALMUHTADI


PROFIL PONDOK PESANTREN


A.      Identitas Pondok Pesantren
·         Nama Ponpes               : Isma’iliyah Al Muhtadi
·         Alamat Madrasah           : JL. K.H. Isma’il No. 96 Suto Sendangagung Paciran Lamongan 
·         Kode Pos/Phone            : 62264/ (0322) 661878, 665208
·         NSP                             : 512352422074
·         SK Depag                     : WM/6-c/PP.07/650/2002
·         Tanggal                         : 29 April 2005
·         Tahun Pendirian             : 1875 M
·         Pendiri                          : K.H. Isma’il
·         Pengasuh                      : K.H. M. Zuber Umar
·         Nama Yayasan              : LP Ma’arif NU Al-Muhtadi
·         Ketua Pengurus Pondok : Drs. Mas’ud Baraja

B.      Tujuan
Didirikannya Ponpes Isma’iliyah  Al Muhtadi di bawah naungan Lembaga Pendidikan pendidikan Ma’arif NU  Al Muhtadi sebagaimana tujuan LP. Ma’arif NU Al Muhtadi mempunyai tujuan sebagai berikut :
1.       Mencerdaskan kehidupan  bangsa
2.       Memperluas dan mempertinggi mutu pendidikan dan ajaran agama Islam yang berhaluan aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah
3.       Mengembangkan dan membudayakan berlakunya akhlaqul karimah (budi luhur) di segala bidang ke arah terwujudnya masyarakat islamiyah
4.       Membudayakan amar ma’ruf nahi munkar

C.     Visi Pondok Pesantren
Dalam operasional edukatifnya Ponpes Isma’iliyah Al Muhtadi mempunyai visi yaitu yang terangkai dalam kata KUAT :
1.       K etaqwaan Tinngi
2.       U nggul Prestasi
3.       A khlaq Terpuji
4.       T rampil berinovasi

D.     Misi Pondok Pesantren
1.       Menciptakan lembaga pendidikan yang Islami dengan kualitas ketaqwaan yang mumpuni
2.       Menyelenggarakan proses pembelajaran yang menghasilkan lulusan yang berprestasi
3.       Mewujudkan kebersamaan, keleluargaan dan kebermanfaatan bagi kehidupan bermasyarakat
4.       Menumbuhkan kemandirian, trampil menyiasati kehidupan dengan berwawasan ke depan.

E.      Keadaan Santri dan Tenaga Pengasuh

1.   Keadaan Santri Muqim
No
Tahun Pelajaran
Laki - laki
Perempuan
Jumlah
Keterangan
01
Madrasah Diniyah
30
55
85

02
Madrasah Ibtidaiyah
7
15
22

03
Madrasah Tsanawiyah
20
34
54

04
Madrasah Aliyah
12
21
33


Jumlah
69
125
194



  1. Keadaan Santri Tidak Mukim

No
Tahun Pelajaran
Laki - laki
Perempuan
Jumlah
Keterangan
01
Madrasah Diniyah
105
113
218

02
Madrasah Ibtidaiyah
219
232
451

03
Madrasah Tsanawiyah
82
103
185

04
Madrasah Aliyah
48
71
119


Jumlah
454
519
973




3.       Jumlah Pengasuh/Ustadz

No.
Status Pegawai
Jumlah
Jumlah
Laki-laki
Perempuan
1
Dewan Pengasuh
4
2
6
2
Dewan Pengurus
8
8
16
3
Guru / Ustadz-Ustadzah
45
17
62
4
Tata Usaha
4
2
6
5
Pustakawan
2
2
4
6
Laboran
1
-
1
7
Badal Pengasuh
2
2
4
8
Tenaga Kebersihan
1
1
2
9
Tenaga Lain-lain
1
1
2

Jumlah
68
35
103




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS