RSS
Tampilkan postingan dengan label KARYA ILMIAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KARYA ILMIAH. Tampilkan semua postingan

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK )



                                                                        PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK )
 
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MELALUI TEHNIK PEMBERIAN TUGAS PEKERJAAN RUMAH BAGI SISWA  KELAS V MADRASAH IBTIDA’IYAH MA’ARIF NU ALMUHTADI SENDANGAGUNG PACIRAN LAMONGAN

 Di ajukan sebagai tugas akhir semester mata kuliah ”PTK”



 





 Disusun oleh :
AHMAD SYAUQI ARIF


JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ( PAI )
FAKULTAS TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SUNAN DRAJAD
( STAIDRA )
KRANJI    -     PACIRAN     -      LAMONGAN
2013





 
PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS

I. JUDUL
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MELALUI TEHNIK PEMBERIAN TUGAS PEKERJAAN RUMAH BAGI SISWA  KELAS V MADRASAH IBTIDA’IYAH MA’ARIF NU ALMUHTADI SENDANGAGUNG PACIRAN LAMONGAN
II. BIDANG KAJIAN
Pembelajaran Figih dan Pemberian Pekerjaan Rumah.
III. PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang memperlukan usaha dan dana yang cukup besar, hal ini diakui oleh semua orang atau suatu bangsa demi kelangsungan masa depannya. Demikian halnya dengan Indonesia menaruh harapan besar terhadap pendidik dalam perkembangan masa depan bangsa ini, karena dari sanalah tunas muda harapan bangsa sebagai generasi penerus dibentuk.
Meski diakui bahwa pendidikan adalah investasi besar jangka panjang yang harus ditata, disiapkan dan diberikan sarana maupun prasarananya dalam arti modal material yang cukup besar, tetapi sampai saat ini Indonesia masih berkutat pada problemmatika ( permasalahan ) klasik dalam hal ini yaitu kualitas pendidikan. Problematika ini setelah dicoba untuk dicari akar permasalahannya adalah bagaikan sebuah mata rantai yang melingkar dan tidak tahu darimana mesti harus diawali.
Terkait dengan mutu pendidikan khususnya pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar ( SD ) dan Madrasah Ibtidaiyah ( MI ) sampai saat ini masih jauh dan apa yang kita harapkan. Betapa kita masih ingat dengan hangat akan standarisasi Ujian Akhir Sekolah ( UAS ) dengan nilai masing – masing mata pelajaran 4,51 dikeluhkan oleh semua para pendidik bahkan oleh orang – orang tua siswa sendiri, karena anak atau siswanya tidak dapat lulus. Hal lucu yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Melihat kondisi rendahnya prestasi atau hasil belajar siswa tersebut beberapa upaya dilakukan salah satunya adalah pemberian tugas berupa kepada siswa. Dengan pemberian pekerjaan rumah kepada siswa diharapkan siswa dapat meningkatkan aktifitas belajarnya, sehingga terjadi pengulangan dan penguatan terhadap meteri yang diberikan di sekolah dengan harapan siswa mampu meningkatkan hasil belajar atau prestasi siswa.
IV. PERUMUSAN DAN PEMECAHAN MASALAH
  1. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan sebagaimana tersebut didepan, maka rumusan permasalahan yang diajukan dalam proposal ini adalah :
Apakah melalui tehnik pemberian tugas pekerjaan rumah dapat meningkatkan prestasi belajar Fiqih bagi siswa kelas V Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Sendangagung Paciran Lamongan  ?
  1. Pemecahan Masalah
Siswa yang mendapatkan perhatian dan perlakuan khusus tentunya akan menghasilkan atau menguasai yang berbeda pula dalam sebuah kelas atau kelompok bahkan perlakuan individual sekaligus dengan diberikanya perlakuan dan perhatian yang lebih baik dalam belajar di sekolah maupun di rumah, tentunya akan lebih baik pula penguasaan kertramilan atau konsep terhadap mata pelajaran – mata pelajaran yang dipelajarinya. Dengan pemberian PR secara rutin dan terorganisir dengan baik paling tidak akan mampu mengkondisikan dalam bentuk motifasi ekstinsik bagi siswa itu sendiri.
Moh. Uzer ( 1996:29) menjelaskan “Motivasi ekstrinsik timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, atau paksaan orang lain sehingga dengan kondisi yang demikian akhirnya ia mau melakukan sesuatu atau belajar, misalnya seseorang mau belajar karena ia disuruh orang tua untuk mendapatkan peringkat pertama.”
Demikian halnya dengan guru memberikan PR dengan harapan baik itu dirasa memaksa bagi siswa atau itu karena disuruh sebagai tugas dengan perasaan terpaksa, yang jelas mengkondisikan siswa harus belajar. Dengan pola demikian tentunya anak yang lebih banyak belajar dirumah akan lebih baik misalnya dalam mata pelajaran yang dikerjakan..
a.     Hipotensis
Hipotensisi yang diajukan dalam proposal penelitian ini adalah :
“ Melalui tehnik pemberian tugas pekerjaan rumah dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih bagi siswa kelas V Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Sendangagung Paciran Lamongan.
V. TUJUAN PENELITIAN
1.  Tujuan Umum
Tujuan peneliti yang diharapkan dari penelitian ini menjadi masukan bagi guru dan siswa untuk meningkatkan belajar di rumah.
2.  Tujuan Khusus
Adapaun tujuan khusus dari penelitian ini :
“Untuk mengetahui apakah melalui pemberian pekerjaan rumah dapat meningkatkan prestasi belajar Fiqih bagi siswa kelas V Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Sendangagung Paciran Lamongan..”

VI. MANFAAT HASIL PENELITIAN
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :
a.       Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Sendangagung Paciran Lamongan
Dengan hasil penelitian ini diharapkan Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Sendangagung Paciran Lamongan dapat lebih meningkatkan pemberdayaan pemberian pekerjaan rumah agar prestasi belajar siswa lebih baik dan perlu dicoba untuk diterapkan pada pelajaran lain.
b.       Guru
Sebagai bahan masukan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di kelasnya.
c.       Siswa
Sebagai bahan masukan bagi siswa untuk memanfaatkan pekerjaan rumah dalam rangka meningkatkan prestasi belajarnya. 
VII. KAJIAN PUSTAKA
  1. Landasan Teori
1.         Fiqih
Secara bahasa, fiqih berarti faham, dalam arti pengertian atau pemahaman yang mendalam yang menghendaki pengarahan potensi akal. Para Ulama’ Usul Fiqih mendefinisikan fiqih sebagai pengetahuan hukum-hukum Islam (Syarak) yang bersifat amali (amalan) melalui dalil-dalinya yang terperinci. Sedangkan para ulama’ Fiqih mendefinisikan feqih sebagai sekumpulan hukum amaliah yang di syariatkan dalam Islam.
Dengan demikian, pada definisi pertama terlihat bahwa seorang ahli fiqih bersifat aktif dalam memperoleh hukum-hukum itu sendiri, sedangkan pada definisi yang kedua seorang ahli fikih hanya memelihara atau menghafal hukum-hukum dari peristiwa yang ada.
2.                  Belajar
Skinner berpandangan bahwa belajar adalah suatu perilaku. Pada saat orang belajar maka responya menjadi lebih baik dan sebaliknya bila tidak belajar responya menjadi menurun sedangkan menurut Gagne belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimulasi limgkungan, melewati pengolahan informasi, menjadi kapasitas baru ( Dimyati, 2002-10). Sedangkan menurut kamus umum bahasa Indonesia belajar diartikan berusaha ( berlatih dsb )supaya mendapat suatu kepandaian ( Purwadarminta : 109 )
Belajar dalam penelitian ini diartikan segala usaha yang diberikan olh guru agar mendapat dan mampu menguasai apa yang telah diterimanya dalam hal ini adalah pelajaran Matematika.
3.                  Prestasi Belajar.
Prestasi belajar berasal dari kata “ prestasi “ dan “belajar’ prestasi berarti hasil yang telah dicapai (Depdikbud, 1995 : 787 ). Sedangkan pengertian belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau lmu (Depdikbud, 1995 : 14 ). Jadi prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau ketrampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukan dengan nilai atau angka yang diberikan oleh guru. Prestasi dalam penilitian yang dimaksudkan adalah nilai yang diperoleh oleh siswa pada mata pelajaran matematika dalam bentuk nilai berupa angka yang diberikan oleh guru kelasnya setelah melaksanakan tugas yang diberikan padanya
4.                  Teknik   
Dalam  umum bahasa Indonesia teknik diartikakan cara (kepandaian, dsb) membuat sesuatu atau melakukan sesuatu yang berkenaan dengan kesenian  (purwadarminta,: 1035). Sedangkan teknik yang dimaksud disini adalah cara tertentu yang dilakukan oleh guru yang akan dikenakan kepada siswanya dalam rangka mendapatkan informasi atau laporan yang diinginkan.
                                                                                                             
5.                  Pekerjaan rumah
 Pekerjaan rumah atau yang lazim disebut PR dalam bahasa Inggris “Homework “ yang artinya mengerjakan pekerjaan rumah. Dalam penilitian ini yang dimaksudkan dengan PR adalah sebuah tugas atau pekerjaan tertentu baik tertulis atau lisan yang harus dikerjakan diluar jam sekolah      (terutama dirumah) berkaitan dengan pelajaran yang telah disampaikan guru untuk meningkatkan penguasaan konsep atau ketrampilan dan sekaligus memberikan pengembangan.

VIII. RENCANA DAN PROSEDUR PENELITIAN
  1. Setting  Penelitian
1.  Subjek penelitian
Subyek dalam peniltian ini adalah siswa kelas V Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Desa Sendangagung Kecamatan Paciran kabupaten Lamongan, jumlah siswa 40 orang ( 30 laki-laki dan 20 Perempuan )
Pertimbangan penulis mengambil subyek penilitiann tersebut dimana siswa kelas V telah mampu dan memiliki kemandirian dalam mengerjakan tugas seperti PR, karena siswa kelas V telah mampu  membaca dan menulis serta pengalaman praktik yang cukup.  
2.  Tempat Penelitian
Dalam penilitian ini penulis mengambil lokasi di Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi Desa Sendangagung Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, penulis mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan bekerja pada sekolah tersebut, sehingga memudahkan dalam mencari data, peluang waktu yang luas dan subyek penlitian yang sangat sesuai dengan profesi penulis.
3.  Waktu Penelitian
Dengan beberapa pertimbangan dan alasan penulis menentukan menggunakan waktu penelitian selama 4 bulan Januari  s.d  April. Waktu dari perencanaan sampai penulisan laporan hasil penelitian tersebut pada semester I Tahun pelajaran 2009/2010.
4. Lama Tidakan
Waktu untuk melaksanakan tindakan pada bulan April, mulai dari siklus I, Siklus II dan Siklus III.
5. Karakteristik subjek penelitian
Tingkat kemampuan yang di miliki siswa kelas V Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi sangatlah minim, terutama pada mata pelajaran Fiqih, Aspek substantive permasalahan yang ada pada mata pelajaran Fiqih ini adalah kurangnya pengalaman praktik amaliah dan kurangnya pemahaman teks tentang pelaksanaan ilmu Fiqih baik dalam materi Sholat, haji, puasa, zakat dan lain-lain.
Adapun latar belakang sosial yang dimiliki siswa kelas V Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif NU Almuhtadi tidaklah begitu mempengaruhi permasalahan ini karena tingkatan sosial mereka dalam taraf setara tidak ada yang di atas dan tidak ada yang di bawah. Sedangkan yang lebih mempengaruhi permasalahan ini adalah latar belakang ekonomi mereka, karena 80 % keadaan ekonomi mereka sangatlah memprihatinkan atau di bawah rata-rata.

6. Variabel yang diselidiki
Variabel yang di gunakan adalah varaibel output seperti rasa keingintahuan siswa, kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa, sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan sebagainya.

7. Data dan cara pengumpulannya
Pada bagian ini ditunjukkan dengan jelas jenis data yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik proses maupun dampak tindakan perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan.
Adapun Format data yang di guanakan adalah bersifat bersifat kualitatif, dan kuantitatif.
Di samping itu teknik pengumpilan data yang diperlukan adalah dengan cara  meguraikan data melalui pengamatan partisipatif, pembuatan juranal harian, observasi aktivitas di kelas (termasuk berbagai kemungkinan format dan alat bantu rekam yang akan digunakan)penggambaran interaksi dalam kelas (analisis sosiometrik),.

8. Indikator kinerja
Pada bagaian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya untuk tindak perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa misalnya perlu ditetapkan kriteria keberhasilan dalam bentuk pengurangan (njumlah jenis dan atau tingkat kegawatan)miskonsepsi yang tertampilkan yang patut diduga sebagai dampak dari implementasi tindakan perbaikan yang dimaksud.
         Sebagai tolak ukur keberhasilan bagi peneliti yaitu siswa dapat melaksanakan praktek secara baik dan benar di bidang fiqih ibadah.
9. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian yang diterapkan dalam hal ini antara lain :
1.       Perencanaan
Meliputi penyampaian materi pelajaran, latian soal, pembahasan latian soal, tugas pekerjaan rumah ( kegiatan penelitian utama ) pembahasan PR, ulangan harian.

2.       Tindakan ( Action )/ Kegiatan, mencakup
a.     Siklus I, meliputi : Pendahuluan, kegiatan pokok dan penutup.
b.     Siklus II ( sama dengan I )
c.     Siklus III ( sama dengan I dan II )
3.     Refleksi, dimana perlu adanya pembahasan antara siklus – siklus tersebut untuk dapat menentukan kesimpulan atau hasil dari penelitian.
IX. JADWAL PENELITIAN
NO
JENIS KEGIATAN
BULAN
1
Persiapan
Januari
2
Penyusunan Proposal
Januari
3
Penyerahan Proposal
Pebruari
4
Seleksi proposal
Pebruari
5
Pengumuman hasil
Pebruiari
6
Seminar hasil penelitian
Maret
7
Penyusunan Laporan
April  

X. BIAYA PENELITIAN
Akibat yang timbul dari penelitian ini menjadi tanggung jawab peneliti, adapun biaya tersebut adalah :
No
Jenis Barang / Jenis Pengeluaran
Biaya
1
Foto Copy Lembaran Naskah
Rp  30.000
2
Kertas Folio / A4
Rp  65.000
3
Jilid Buku
Rp  12.000
4
Rental Komputer GITA
Rp  40.000
5
Transportasi
Rp    8.000
6
Lain-lain
Rp  20.000
Jumlah
Rp 175.000
 

XI. PERSONALIA PENELITI
Penelitian ini melibatkan Tim peneliti, identitas dari Tim tersebut adalah :
1. Nama                                      : AHMAD SYAUQI ARIF
    NIM                                       : 2006010521
    Pekerjaan                                :
    Tugas dalam penelitian           : Pengumpulan dan  Analisis Data

DAFTAR PUSTAKA
Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam, Ensiklopedia Islam, PT Ichtiar Baru Van Hoeve,
-Cet. 4- Jakarta: 1997.        

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PROPOSAL SKRIPSI SYAUQI

KERJA SAMA ORANG TUA SISWA DAN PENGELOLA LEMBAGA
DALAM MENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
DI MADRASAH IBTIDA’IYAH ALMUHTADI SENDANGAGUNG
PACIRAN LAMONGAN


Proposal Skripsi
Di Ajukan Untuk Memenuhi Syarat Pembuatan
Skripsi Dalam Mendapatkan Gelar Sarjana Strata Satu ( S1 )



 



Oleh
AHMAD SYAUQI ARIF
NIM : 2006010521






SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM SUNAN DRJAD
( STAIDRA )
PROGAM STUDY PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
KRANJI PACIRAN LAMONGAN
2009


A. Latar Belakang Masalah
        Pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan prilaku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.[1]
Pendidikan berusaha untuk mengembangkan potensi individual agar mampu berdiri sendiri untuk mencapai sebuah tujuan. Untuk terwujudnya tujuan dan kualitas pendidikan merupakan pekerjaan raksasa yang memerlukan penanganan bersama oleh segenap badan pendidikan ( Keluarga, sekolah dan masyarakat ).
        Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Bahkan menjadi tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia. Dan pendidikan ini diusahakan agar dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.
        Kalau dilihat dari masing-masing pusat pendidikan, maka keluarga adalah sebagai lembaga pendidikan yang pertama dan utama. Pendidikan dalam keluarga sangatlah penting, bahwa semua  yang terjadi dalam pendidikan itu membawa pengaruh terhadap kehidupan si terdidik, demikian pula terhadap pendidikan-pendidikan yang akan dialaminya di sekolah dan di masyarakat.
        Pendidikan dikatakan pertama, karena dalam keluargalah anak-anak pertama kali  mendapatkan didikan dan bimbingan. Dikatakan yang utama, karena sebagian besar pola kehidupan anak-nak itu di dalam naungan keluarga. Jelaslah bahwa orang tua yang paling kompeten membimbing dan mengarahkan anaknya dalam keluarga.
        Orang tua adalah orang dewasa pertama yang memikul tanggung jawab pendidikan, sebabab secara alami anak pada masa-masa awal kehidupannya berada di tengah-tengah ibu dan ayahnya. Dari merekalah anak mengenal pendidikannya. Dasar-dasar hidup, sikap hidup dan keterampilan hidup banyak tertanam sejak anak berada di tengah-tengah orang tuanya.[2]
        Selanjutnya sekolah sebagai lembaga pendidikan kedua, bertanggung jawab terhadap pendidikan intelek dan pendidikan keterampilan yang berhubungan dengan kebutuhan anak untuk hidup di masyarakat nanti dan yang sesuai dengan tuntunan mayarakat.
        Didalam sekolah seorang guru akan berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada para siswa agar mereka menjadi siswa atau peserta didik yang selaras dengan tujuan sekolah itu. Melalui bidang pendidikan, guru mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, baik sosial, budaya, maupun ekonomi. Dalam keseluruhan proses pendidikan, guru memegang berbagai peranan yang mau tidak mau harus dilaksanakannya sebagai seorang guru.[3]
        Dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan pendidikan yang baik harus ada kerjasama antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Karena hubungan kerjasama antara ketiga lembaga pendidikan ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan pendidikan. Bahkan pendidikan akan mengalami kepincangan dan tak akan mampu mencapai tujuan pendidikan nasional.
         Lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah mempunyai situasi yang sangat berbeda dan masing-masing dapat mempengaruhi kepribadian anak. Oleh sebab itu perbedaan yang ada harus diatasi dengan usaha meningkatkan kerjasama antara orang tua siswa dan para guru dengan penuh kesadaran dan pengertian agar tidak merugikan anak.
      Adalah kenyataan bahwa orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Apabila anak telah masuk sekolah, maka orang tua adalah mitra kerja yang cocok bagi guru anaknya. Bahkan sebagai orang tua, mereka mempunyai berbagai peran pilihan yaitu : orang tua sebagai relawan, orang tua sebagai pembuat keputusan dan orang tua sebagai anggota tim kerjasama guru dan orang tua.[4]
      Baik orang tua maupun guru selalu berharap agar anak atau anak didiknya akan mampu mencapai prestasi dan berkembang secara optimal. Walaupun demikian pada kenyataannya tidak mudah menjalin kerjasama antara kedua belah pihak tersebut. Baik orang tua mapun guru sering kali tidak memiliki pandangan yang sama terhadap pendidikan.
      Ada berbagai cara bagaimana guru dapat membantu para orang tua melalui pendidikan anaknya, tetapi sebaliknya para guru tidak terlalu banyak menuntut mengritik atau menuntut para orang tua, karena pada umumnya yang di butuhkan adalah bantuan bukan kritik. Demikian pula sebaliknya, yang lebih penting adalah kerja sama yang baik.
  Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi adalah termasuk lembaga pendidikan tertua di desa Sendangagung, dan sampai saat ini Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi masih eksis dan selalu berkembang sesuai dengan zaman. Keberhasilan demi keberhasilan di peroleh Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi, dengan bukti munculnya berbagai prestasi, lulusan-lusan yang berkualitas, semangkin meningkatnya jumlah siswa setiap tahun, adanya fasilitas-fasilitas pendidikan yang menunjang kualitas pendidikan, seperti laboratorium bahasa, perpustakaan, laboratorium komputer dan labolatorium IPA serta adanya gedung sekolah yang cukup besar dan bermutu. Semua itu tidaklah luput dari kerja sama dan partisipasi serta kepedulian orang tua siswa dalam rangka mewujudkan kualitas pendidikan yang ada di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi pada umumnya, dan pada siswa ( anaknya ) pada khususnya.
      Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi di desa Sendangagung Paciran Lamongan, perlu kiranya orang tua mengadakan kerjasama dengan guru-guru Madarsah Ibtida'iyah Almuhtadi secara intensif dengan cara tukar informasi bagaimana perkembangan anaknya, saling membentuk dalam memberikan pengawasan dan bimbingan kepada anak, sehingga dengan keikutsertaan orang tua, siswa akan terwujud pula suatu proses belajar mengajar yang baik dan lancar serta pendidikan madrasah ibtida'iyah almuhtadi yang berkualitas.
      Agar mengetahui secara pasti sejauhmana kerjasama orang tua dan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dalam bidang apa saja kerjasama tersebut, serta apa saja faktor yang menghambat dan menunjang kerjasama tersebut. Berdasarkan hal itu penulis ingin mengadakan penelitian langsung di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi di desa Sendangagung Paciran Lamongan.

B.  Ruanglingkup Penelitian
      Adapun ruang lingkup penelitian skripsi ini dibatasi tentang kerjasama orang tua dan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang meliputi :
  1. Kerjasama orang tua dan guru dalam penyediaan dana atau biaya pendidikan
  2. Kerjasama orang tua dan guru dalam usaha pengadaan sarana dan prasarana pendidikan
  3. Kerjasama wali murid dalam memberikan bimbimbingan dan motivasi belajar anak.

C. Fokus Masalah
      Berdasarkan latar belakang yang penulis kemukakan di atas, maka permasalahan yang dapat penulis rumuskan adalah sebagai berikut :
1.       Bagaimana kerjasama orang tua siswa dengan guru dalam  meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi ?
2.       Dalam bidang apa saja kerjasama orang tua siswa dengan guru dalam  meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi ?
3.       Apa saja yang menunjang dan menghambat kerjasama orang tua siswa dan guru dalam  meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi ?

D.  Tujuan dan Kegunaan
      Berdasarkan pokok permasalahan yang telah di uraikan di atas, maka pembahasan ini bertujuan :
  1. Untuk mengetahui kerjasama orang tua siswa dengan guru di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi
  2. Untuk mengetahui secara pasti dalam bidang apa saja kerjasama tersebut
  3. Untuk mengetahui factor-faktor yang dapat menunjang dan menghambat kerjasama tersebut.
Setelah penelitian ini di harapkan dapat berguna :
  1. Sebagai bahan pertimbangan bagi guru Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi.
  2. Dapat di jadikan bahan motivasi orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi.
  3. Menjadi sumbangan dan bahan kepustakaan bagi semua pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan.

E.  Metode Penelitian
1.  Desain Penelitian
Desain penelitian yang akan digunakan oleh peneliti adalah penelitian deskripsi, yakni jenis penelitian yang memberikan gambaran atau uraian atas satu keadaan sejernih mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti.


2.  Data Penelitian
a.       Unit Analisa
Sesuai dengan masalah yang di bahas, maka unit analisa data atau objek masalah adalah kerjasama orang tua siswa dengan guru dalam  meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtida'iyah Almuhtadi
b.      Informan
Informan atau orang yang akan dijadikan sebagai sumber dalam memperoleh data adalah :
1.      Kepala sekolah Madrasah ibtida’iyah almuhtadi
2.      Tujuh Guru Madrasah ibtida’iyah almuhtadi.
3.      Lima wali murid Madrasah ibtida’iyah almuhtadi. Data yang di ambil adalah alasan menyekolahkan anaknya di madrasah ibtida’iyah almuhtadi, dan apa saja yang pernah di sumbangkan kepada madrasah ibtida’iyah almuhtadi.
3.  Tehnik Penggalian Data
            Untuk mendapat data-data yang yang di perlukan, penulis menggunakan bebrapa tehnik sebagai berikut :
a.       Metode Interview
            Metode ini di gunakan oleh peneliti dengan cara bertatap muka secara langsung untuk memperoleh data yang lengkap tentang masalah yang sedang diteliti. Adapun penggalian data dengan tehnik ini dapat diperoleh dari kepala sekolah, guru dan wali murid Madrasah Ibtida’iyah Almuhtadi.
b.      Metode Observasi Nonpartisipan
            Observasi nonpartisipan ini digunakan untuk mengamati  keadaan dilapangan tentang proses guru memberikan pelajaran di sekolah dan proses orang tua memberikan bimbingan dan motovasi belajar anak.
c.       Metode Dokumentasi
            Metode dokumentasi merupakan suatu cara untuk mendapatkan data yang diperlukan dengan cara mempelajari dokumentasi atau catatan-catatan yang ada hubungannya dengan penelitian.
            Penggunaan tehnik dokumentasi bermanfaat dalam mengumpulkan informasi tentang penyediaan anggaran dana biaya pendidikan dan pengadaan sarana prasarana pendidikan.
4.  Tehnik Analisa Data
Untuk menganalisa data yang di dapatkan dari hasil observasi, interview dan dokumentasi, maka peneliti akan menggunakan constant comparative method  atau metode perbandingan tetap.

F.  Sistematika Pelaporan
      Sistematika pelaporan ini merupakan gambaran global, secara sistematis yang terdiri dari 4 bab, yaitu
      Bab I, pendahuluan yang meliputi : latar belakang, ruang lingkup penelitian, fokus masalah, tujuan dan kegunaan penelitian.
      Bab II, menerangkan tentang metode penelitian yang meliputi:  desain penelitian, data penelitian yang terdiri dari unit analisa dan informan, tehnik penggalian data, tehnik analisa data.
      Bab III, berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan yang mengemukakan kajian dan analisis data.
      Bab IV, memuat tentang kesimpulan dan saran-saran. Dimana kesimpulannya memuat hasil penelitian yang disesuaikan dengan fokus masalah kemudian disertakan saran-saran yang di anggap perlu dan sifatnya membangun.



DAFTAR PUSTAKA

Oemar Hamalik, Psikologi Belajar dan Mengajar, Sinar Baru Algensindo, Bandung,
2007.
Em Zul Fajri dan Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Difa  Publisher,  
cet. 3, 2008.
Soemiarti Patmonodewo, Pendidikan Anak Prasekolah, Rineka Cipta, Jakarta, 2003.
Hery Noer Aly, Ilmu Pendidikan Islam, Logos, Jakarta, 1999.
Kountur, Ronny, Penelitian Untuk Skripasi dan Tesis, ppm, Jakarta, 2005.




                                      
























[1] Em Zul Fajri dan Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Difa Publisher, cet. 3, 2008, hal. 254
[2]  Hery Noer Aly, Ilmu Pendidikan Islam, Logos, Jakarta, 1999, hal. 87
[3]  Oemar Hamalik, Psikologi Belajar dan Mengajar, Sinar Baru Algensindo, Bandung, 2007, hal. 33
[4]  Soemiarti Patmonodewo, Pendidikan Anak Prasekolah, Rineka Cipta, Jakarta, 2003, hal. 123                   

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS